PENJUALAN CICILAN (INSTALLMENT SALES)
A. PENGERTIAN
Penjualan cicilan adalah penjualan dimana pada saat penyerahan barang hanya sebagian dari harga yang dibayar ( down payment) sedangkan sisanya akan dibayar kemudian dalam beberapa kali pembayaran.
B. RISIKO
Penjualan cicilan mengandung resiko bagi penjual terutama berhubungan dengan ketidakmampuan sipembeli meneruskan pembayaran atau cicilannya atau sipembeli memperlambat membayar angsurannya sehingga menimbulkan biaya tambahan dalam menagihnya.
Untuk mengurangi resiko diatas biasanya akan diatur hal hal berikut:
1. Jumlah uang muka seharusnya ditetapkan cukup besar
2. Jangka waktu angsuran tidak boleh terlalu lama
3. Jumlah nilai angsuran hendaknya lebih tinggi
C. METODE PENGAKUAN LABA DALAM PENJUALAN CICILAN
1. Pengakuan laba yang dikaitkan dengan periode penjualan
Dalam pendekatan ini laba diakui pada saat penjualan terjadi yaitu pada saat dilakukannya serah terima barang. Dengandemikian transaksi penjualan cicilan diperlakukan sama dengan penjualan biasa, namun pada saat sipembeli tidak mampu meneruskan pembayaran cicilannya maka laba yang telah diakui pada saat penjualan harus dibatalkan dan hal ini akan menimbulkan kerugian pada periode itu. Kondisi ini kurang disukai banyak pihak.
2. Pengakuan laba yang dikaitkan dengan periode diterimanya pembayaran.
Dalam pendekatan ini pengakuan pendapatan penjualan cicilan tidak sama dengan penjualan biasa dimana pada saat penyerahan barang sama sekali tidak mempengaruhi pengakuan pendapatan yang ditimbulkannya. Jadi kapan pembayaran atas penjualan tersebut diterima maka pada saat itulah pendapatan diakui.
D. AKUNTANSI METODE PENJUALAN CICILAN
1. Penjualan harta benda tak gerak dengan dasar cicilan
Contoh:
Pada tanggal 1 oktober 2008, Westwood Co menjual tanah yang nilai bukunya $30.000 kepada S.F.West dengan harga $50.000. Perusahan ini menerima perkas $10.000 pada tanggal itu dan wesel sebesar $ 40.000 yang dapat dibayar dalam 20 kali cicilan persemester @$ 2.000 ditambah bunga 12% atas pokok yang belum dibayar. Komisi atas penjualan $1,500 dibayar.
Transaksi
|
Ayat Jurnal
| |
Laba dalam periode penjualan
|
Laba dalam periode pembayaran diterima
| |
1 oktober 2008
Dijual tanah nilai buku $30.000 dengan harga $ 50.000
|
Piutang $ 50.000
Tanah $ 30.000
Keuntungan atas
Penjualan 20.000
|
Piutang $ 50.000
Tanah $ 30.000
Laba kotor yang
Ditangguhkan $ 20.000
|
Diterima uang muka $10.000 dan wesel $ 40.000
|
Kas $ 10.000
Wesel $ 40.000
Piutang $ 50.000
|
Kas $ 10.000
Wesel $ 40.000
Piutang $ 50.000
|
Dibayar biaya penjualan $ 1.500
|
Biaya
Penjualan $ 1.500
Kas $ 1.500
|
Biaya
Penjualan $ 1.500
Kas $ 1.500
|
31 desember 2008
Menyesuaikan perkiraan untuk:
1. Bunga yang masih harus diterima atas wesel untuk 3 bulan $1.200
2. Pelaporan laba kotor yang direalisasi
|
Piutang bunga $ 1.200
Pendapatan bunga 1.200
|
Piutang bunga 1.200
Pendapatan bunga 1.200
Laba kotor yang
Ditangguhkan 4.000
Laba kotor yang
Direalisasi 4.000
|
Menutup perkiraan nominal
|
Keuntunga atas
Penjualan 20.000
Pendapatan
Bunga 1.200
Biaya penjualan 1.500
Ikhtisar laba rugi 19.700
|
Laba kotor yang
Direalisasi 4.000
Pendapatan
Bunga 1.200
Biaya penjualan 1.500
Ikhtisar laba rugi 3.700
|
1 januari 2009
Jurnal pembalik bunga yang masih harus diterima pada tanggal 31 desember 2008
|
Pendapatan bunga 1.200
Piutang bunga 1.200
|
Pendapatan
Bunga 1.200
Piutang bunga 1.200
|
1 april 2009
Diterima cicilan semester atas wesel $2.000 dan bunga atas wesel 6 bulan
|
Kas 4.400
Wesel 2.000
Pendapatan bunga 2.400
|
Kas 4.400
Wesel 2.000
Pendapatan bunga 2.400
|
1 oktober 2009
Diterima cicilan semester atas wesel $ 2.000 dan bunga atas wesel 6 bulan
|
Kas 4.280
Wesel 2.000
Pendapatan bunga 2.280
|
Kas 4.280
Wesel 2.000
Pendapatan bunga 2.280
|
31 desember 2009
Menyesuaikan perkiraan untuk:
1. Bunga yang masih harus diterima atas wesel untuk 3 bulan $ 1.080
2. Pelaporan laba kotor yang direalisasi
|
Piutang bunga 1.080
Pendapatan bunga 1.080
|
Piutang bunga 1.080
Pendapatan bunga 1.080
Laba kotor yang
Ditangguhkan 1.600
Laba kotor yang
Direalisasi 1,600
|
Menutup perkiraan nominal
|
Pendapatan bunga 4.560
Ikhtisar laba rugi 4.560
|
Laba kotor yang
Direalisasi 1.600
Pendapatan bunga 4.560
Ikhtisar laba rugi 6.160
|
Asumsikan pembeli tidak bisa membayar cicilannya 1 april 2010. Pihak penjual menyerahkan wesel dengan saldo yang belum dibayar $36.000 dan memiliki tanah tersebut. Penilaian terhadap tanah menunjukkan nilai pasar $ 28.500.
Laba dalam periode Laba dalam periode pembayara Penjualan Diterima
Total yang ditagih dan diterima $ 14.000 $ 14.000
Kerugian dalam nilai harta benda yang
Dimiliki kembali
Dasar semula $ 30.000
Nilai pasar yg wajar
Atas perolehan kembali (28.500) (1.500) (1.500)
Keuntungan bersih 12.500 12.500
Keuntungan yang ditetapkan sebelum
Kepemilikan kembali ( 20.000) ( 5.600)
Keuntungan (kerugian) atas kepilikan kembali ( 7.500) 6.900
Jurnalnya:
Tanah $ 28.500
Kerugian laba kotor ya
Kepemikan ditangguhkan 14.400
Kepemikan ditangguhkan 14.400
Kan 7.500
wesel $ 36.000
wesel $ 36.000
Wesel 36.000
keuntunga kepem
keuntunga kepem
Ilikan 6.900
3. Penjualan barang dagangan berdasarkan cicilan
Contoh:
Neraca Kelton sales co pada tanggal 1 januari 2008 sebagai berikut:
Kas $ 25.000 Utang usaha $ 40.000
Persediaan barang dagang 100.000 Laba kotor yang ditangguhkan
Piutang usaha (biasa) 15.000 atas penjualan cicilan 2007 22.800
Piutang usaha cicilan,2007 60.000 Laba kotor yang ditangguhkan
Piutang usaha cicilan,2006 20.000 atas penjualan cicilan 2006 7.000
Total aktiva 220.000 Modal saham 100.000
Laba yang ditangguhkan 50.200
Total kewajiban dan modal 220.200
Penjualan cicilan tahun 2007 dan tahun 2006 dilakukan dengan tingkat laba kotor masing masing 38% dan 35 %. Pada tanggal 1 januari 2008 piutang usaha cicilan tahun 2007 $ 60.000 yang masih ada, melaporkan laba kotor yang ditangguhkan sebesar 38% yakni $22.800. Piutang usaha cicilan tahun 2006 yang berjumlah $20.000 melaporkan laba kotor yang ditangguhkan sebesar 35% dari jumlah ini $ 7.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar